19.2.12

NOVEL--> satu rasa dua hati --> part 26

Dhamia berpura2 menyibukkan dirinya didapur bila mendengar kereta pn sulsi memasuki rumahnya. Pn sulsi melabuhkan dirinya di kerusi. Di renung dhamia lama. Mata anak kesayangannya yang membengkak itu melambangkan semuanya.
“mia ok....”, soalan dari pn sulsi dibiarkan. Pn sulsi bergerak ke arah dhamia. Dipalingkan muka dhamia ke arahnya. Tubuh kecil anaknya dipeluk erat. Dhamia melampiaskan kesedihannya dibahu pn sulsi.
“mama...i found him.....i love him mama....”,luah dhamia teresak2. Belakang dhamia diusap perlahan.
“ya darling...go n get him....”,
“mia suh dia tinggalkan mia....mia suh dia jgn jumpa mia..mia zalim ma...hati mia menginginkannya tp ego mia menidakkannya...mia menyesal sbb buat dia menangis..mia menyesal mama...kenapalah mia bodoh...”,tangisan dhamia tidak dapat dibendung lg.
“sabar sayang... klu dia jodoh mia....dia tetap milik mia... mama nk ank mama be strong....”,pujukan pn sulsi sedikit sebanyak meredakan perasaannya. Wajah kacak uwais menjelma lg. Wajah sedih dan terkedu uwais menjelma di tubir matanya.
Tepat jam 6 pagi uwais memanggil taxi untuk ke lapangan terbang. Kepulangannya tidak akan diberitahu kepada semua. Uwais hanya meninggalkan 2 keping kad untuk dhamia dan pn sulsi. Uwais melangkah dengan longlai. Dipandang hotel dengan penuh sendu. Teksi yang sudah menunggu terus dimasukinya.
“selamat tinggal bumi landon...cinta aku terkubur disini.. semoga ada sinar bahagia lg untuk kami...”, doa uwais dengan keluhan berat.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan